ZMedia Purwodadi

Trik KDM untuk Efiensi Anggaran di Jawa Barat, tidak melakukan pemotongan pembangunan tetapi membuang hal yang tidak penting dalam anggaran

Daftar Isi
Rame-rame soal efisiensi anggaran, ternyata Gubenur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM bukan mengurangi atau melakukan pemotongan anggaran Pembangunan sana-sini. 

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dihadapan wartawan yang menyerbunya usai pelantikan menegaskan bahwa EFISENSI yang akan dilakukan di Jawa Barat adalah  pengalihan/merubah alokasi anggaran kegiatan tidak penting/hura-hura seperti Kunker, seminar, seremonial, kendaraan dinas, keunjungan keluar negeri menjadi kegiatan yang lebih penting dan bermanfaat.


Laporan sementara tim transisi yang berjumlah 11 orang hasil efisiensi sudah mencapai 5 Tirliun semua dialokasikan untuk Pembangunan jalan, ruang kelas, puskesmas,  rumah sakit, dan irigasi.

Selain itu, anggaran juga akan digunakan untuk pelayanan perizinan, mengatasi dampak lingkungan, dan mendukung upaya ekonomi masyarakat agar sektor publik dan ekonomi daerah bisa tumbuh.

1. JALAN PROVINSI : 
Rp 600 miliar Rp 2,4 triliun
2. RUANG KELAS BARU :
Rp 60 miliar Rp 1,2 triliun
3. PEMASANGAN LISTRIK :
Rp 6 miliar Rp 350 miliar
4. RUMAH RAKYAT MISKIN :
Rp 20 miliar + Rp 90 miliar
5. IRIGASI : 
Rp 60 miliar Rp 600 miliar
6. PENERANGAN JALAN :
Rp 7 miliar Rp 600 miliar