ZMedia Purwodadi

Seorang ayah tiri berinisial S (51) dibekuk Polres Cirebon Kota atas kasus rudapaksa

Daftar Isi

Seorang ayah tiri berinisial S (51) dibekuk Polres Cirebon Kota atas kasus rudapaksa terhadap anak tirinya yang masih berusia 16 tahun. 

Perbuatan bejat tersebut dilakukan sebanyak tiga kali. Kasus ini terungkap setelah keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Cirebon Kota.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula saat pihaknya menerima laporan pada 09 Agustus 2024 dengan Nomor Laporan Polisi: LP / B / 377 / VIII / 2024 / SPKT / POLRES CIREBON KOTA / POLDA JAWA BARAT.

Tersangka S melakukan aksinya dengan modus memberikan makanan kepada korban sebelum tidur. Setelah korban tertidur pulas, tersangka masuk ke kamar korban dan melakukan perbuatan bejat tersebut.

“Awalnya pada saat korban hendak tidur, tersangka memberikan ketoprak dan air putih. Setelah korban tertidur di kamarnya, tersangka masuk kemudian menyetubuhi dan atau mencabulinya. Kejadian tersebut telah terjadi sebanyak 3 kali,” jelas AKBP Eko dalam konferensi pers pada Selasa (11/2/2025). 

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk kartu keluarga, akta kelahiran, pakaian korban, dan flashdisk.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 76D UU RI No. 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dan Pasal 81 UU RI No. 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun serta denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

Polres Cirebon Kota menegaskan akan terus berkomitmen dalam memberantas kejahatan seksual terhadap anak dan melindungi anak-anak dari berbagai bentuk kekerasan.