Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK akan terus berlanjut di tahun 2024
Daftar Isi
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta W. Kamdani, memperkirakan gelombang Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK akan terus berlanjut di 2024.
Ia mengatakan industri yang berpotensi melakukan PHK adalah industri padat karya berorientasi ekspor seperti sektor garmen atau tekstil.
"Potensi PHK masih ada, tapi lebih kepada selected industry khususnya industri padat karya berorientasi ekspor seperti sektor garmen yang memang selama ini sudah mengalami tekanan baik dari sisi pasar maupun dari sisi inflasi biaya usaha," kata Shinta.
Selain itu, Shinta menilai industri manufaktur juga berpotensi melakukan PHK ke karyawan, meski jumlahnya tidak terlalu besar.
Di tengah kondisi itu, kemungkinan besar yang terjadi yaitu akan adanya pembekuan perekrutan karyawan baru.
Untuk industri manufaktur lain sebetulnya resiko PHK-nya tidak terlalu besar, tetapi kemungkinan besar akan terjadi hiring freeze yang berkepanjangan," ujar Shinta.
Shinta memandang industri manufaktur nasional saat ini masih relatif stabil. Namun hingga akhir tahun akan cukup menantang.