ZMedia Purwodadi

Tanggapan Bupati Kuningan soal Daerah Tertinggal di Kuningan hingga Warga Sakit Harus Ditandu sejauh 15 Kilometer

Daftar Isi


KUNINGAN, - Buntut video viral aksi warga jalan 15 kilometer dengan membawa orang sakit menggunakan tandu di Dusun Cisandag, Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, mendapat tanggapan dari Bupati Kuningan H Acep Purnama.



"Ya, yang saya lihat kalau di Dusun Cisandag terus kampung Karangbaru, saya tau persis, itu hunian - hunian warga dan mereka betah," kata Bupati Acep saat memberikan keterangan usai menghadiri Sidang Paripurna APBD 2023 di Gedung DPRD Kuningan, Rabu (19/10/2022). 


Adanya permukiman di daerah tersebut, Acep mengemuka bahwa daerah itu terisolir dan merupakan lahan pertanian yang di kelola warga hingga mereka betah di sana.




"Mereka betah di sana, itu sebenarnya daerah terisolir karena secara lokasi juga rawan bencana. Kemudian biasanya mereka tinggal disana, awalnya mereka mengelola lahan pertanian hingga sekarang mereka betah tinggal disana," ujarnya.




Mengenai warga Cisandag keukeuh berdomisili disana, kata Acep mengemuka  bahwa itu sudah dilakukan pendampingan hingga di sarankan untuk berpindah. 


"Iya, sebanarnya saya sudah ajak mereka pindah. Tapi mereka milih bertahan dan jika sekarang mereka mau, saya akan layani kok," katanya.



Diberitakan sebelumnya, keterlibatan Anggota Kodim 0615 / Kuningan  bantu warga di Dusun Cisandag, Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, mendapat perhatian dari Dandim Letkol Inf Bambang Kurniawan angkat bicara.



"Ya, mendengar informasi anggota kami bantu warga angkat orang sakit di Dusun Cisandag, tentu menjadi perhatian serius dan ini baik sebagai pelayan masyarakat," ujar Dandim Letkol Inf Bambang Kurniawan dioansir dari tribunjabar. 



Dandim Letkol Inf Bambang Kurniawan mengatakan, perbantuan anggota terhadap warga di daerah terisolir itu akan di kordianasi dengan pemerintah daerah.



"Soal daerah yang terisolir itu kami akan kordinasikan ke Pemda. Namun, bagi kami bahwa itu akan menjadi lokasi pengerjaan melalui kegiatan Karya Bhakti di tahun 2023," katanya.



Kemudian mengenai pelaksanaan pembangunan nanti, Dandim Letkol Bambang Kurniawan menyebut akan melakukan data dan kajian lingkungan. "Iya, sebelum melaksanakan pekerjaan pembangunan. Kita akan mencari kesulitannya sepeti apa dan bagaimana tindakan kedepan," katanya.



Narasi : ahmad ripai

Sc : tribunjabar