TKW asal Indrmayu sudah tiga bulan sakit di Riyadh, Arab Saudi
INDRAMAYU, - Sudah tiga bulan, Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Indramayu, Rahsi (44) terbaring lemah di rumah sakit wilayah Riyadh, Arab Saudi.
Desa Cantigi Kulon, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu ini dikabarkan lumpuh dan mengalami sesak napas.
Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Zaenuri mengatakan, awal mulanya Rahsi berangkat ke Timur Tengah sekitar 2021. "Keterangan dari keluarga, Rahsi di sananya baru bekerja 7 bulan kemudian sakit," ujar dia.
Zaenuri menjelaskan, selama mengalami sakit di Arab Saudi, rekan sesama TKW di sana banyak yang membantu Rahsi. Kendati demikian, selama menjalani perawatan, Rahsi diketahui mesti mengeluarkan biaya pribadi.
Dalam hal ini, pihak keluarga sangat berharap agar Rahsi bisa secepatnya dipulangkan ke tanah air. Mengingat kondisinya yang sudah mengkhawatirkan dan tidak ada saudara yang menemaninya di sana. "Penyakitnya ini penyakit bawaan," ujar dia.
Masih disampaikan Zaenuri, keterangan dari pihak keluarga, sponsor yang memberangkatkan Rahsi ke timur tengah sekarang ini diketahui sudah mau bertanggungjawab. "Informasi terakhir dari keluarga, katanya pihak sponsor mau mengurus proses pemulangan PMI yang bersangkutan," ujar dia.
Narasi tribunjabar